IW-200 Resin Urea Formaldehida
IW-200 Resin Urea Formaldehida adalah resin Urea Formaldehida cair yang bersifat thermosetting, yang memenuhi semua persyaratan untuk Perekat Type II.
 
Resin ini amat cocok untuk produsen yang mampu menyimpan dan menangani pengiriman dalam jumlah banyak (bulk). Produk ini dianjurkan untuk manufaktur plywood, particle board, Medium Density Fiberboard (MDF), dan industri perkayuan lainnya khususnya produk kayu interior. Resin ini menghasilkan rekatan yang lebih kuat bahkan daripada kayunya sendiri.
 

SPESIFIKASI TEKNIS

 *Catatan: Spesifikasi dapat disesuaikan sesuai permintaan. 


 

STANDARISASI

IW-200 Resin Urea Formaldehida memenuhi standar-standar internasional berikut;;

 Standar Inggris
 BS-1455 types MR and INT 
 Standar Amerika Serikat 
 C-35-36 types II and III
 Standar Jerman 
 DIN 1-74 PS 51-71 INT GRD 
 Standar Jepang
 JPIC types II and III

 

SPESIFIKASI PRODUK

PT Intanwijaya Internasional Tbk memproduksi IW-200 Resin Urea Formaldehida dengan spesifikasi berikut;

 Kenampakan
 Cairan putih susu kental 
 Kekentalan, pada 30°C  
 60-150 CPS
 Gravitasi spesifik, pada 30°C   1.192 - 1.194 g/cm3
 Nilai pH, pada 30°C 7.0-8.0
 Waktu gelasi, pada 30°C  60-180 menit
 Emisi formaldehida
 0.5-1.5 %
 Kandungan padat
 49.5-50.5 %
 Masa simpan, pada 30°C 2 bulan

 

PENGERAS YANG COCOK

Untuk pengeras kami menganjurkan menggunakan IWH-200, suatu pengeras rekat-panas yang cocok bagi penggunaan IW-200 Resin Urea Formaldehida. Pengeras ini berbentuk bubuk kuning, dikemas dalam karung 25 kg. Jika disimpan dalam tempat yang sejuk dan kering, pengeras IWH-200 dapat bertahan minimal selama satu tahun.

 

FORMULASI CAMPURAN YANG DISARANKAN

Formulasi campuran berikut disarankan agar IW-200 Resin Urea Formaldehida mencapai performa terbaiknya.

 IW-200 Resin Urea Formaldehida
 100 bagian menurut berat 
 Tepung terigu kualitas industri sebagai isian 
 10-20 bagian menurut berat 
 Pengeras IWH-20  0.5-1.0 bagian menurut berat 
 Air 2-6 bagian menurut berat
 

PROSEDUR PENCAMPURAN

Cara mencampur IW-200 Resin Urea Formaldehida dibedakan tergantung pada kecepatan alat pengaduk, sebagai beriut;

Untuk Pengaduk Berkecepata Tinggi

Tuang semua bagian IW-200 Resin Urea Formaldehida dan tepung terigu, campurkan selama sekitar lima menit. Lalu tambahkan pengeras IWH-200, dan akhirnya tambahkan air. Sebelum penggunaan, aduk selama 10-15 menit lagi untuk mencampur produk lebih baik.

Untuk Pengaduk Berkecepatan Rendah

Tuang setengah dari IW-200 Resin Urea Formaldehida dan semua bagian tepung terigu, campurkan selama sekitar lima menit. Lalu tambahkan sisa IW-200 Resin Urea Formaldehida dan semua pengeras IWH-200, dan terakhir tambahkan air. Sebelum penggunaan, aduk selama 10-15 menit lagi untuk mencampur produk lebih baik.

 

MASA PAKAI FORMULASI CAMPURAN YANG DISARANAKAN

Formulasi campuran yang disarankan di atas akan memiliki masa pakai yang bervariasi menurut suhu ruang atau lingkungan, sebagai berikut;

 Suhu ruang 
 20°C  25°C  30°C 
 35°C 
 Masa pakai / pot life  14 jam
 10 jam
 8 jam
 4 jam

 

PERSIAPAN VENIR

Sebelum penyusunan panel, permukaan venir-venir harus dibersihkan hingga halus dan bebas debu, noda lem, dsb. Semua venir harus seragam ketebalannya. Kadar air semua venir harus dikendalikan pada sekitar 8-12% untuk venir muka dan belakang, dan sekitar 8-16% untuk inti-inti dalam. Kadar air tinggi akan meningkatkan resiko rusak (punk/reject) karena akan membutuhkan suhu pengempaan yang lebih tinggi.

 

PELABURAN LEM

Pelaburan lem sebaiknya menggunakan garis lem ganda (double glue line), dengan sekitar 30-36 g/sqft campuran lem, yang tetap disesuaikan menurut kualitas venir. Venir yang lebih tebal butuh lebih banyak laburan lem karena memiliki muka yang kasar. "Kayu kepadatan tinggi" harus diberikan sekitar 10% lebih banyak laburan lem dibanding "kayu kepadatan rendah" (misalnya meranti).

 

PRA-PENGEMPAAN

Waktu tunda dibutuhkan dalam pra-pengempaan untuk mentransfer campuran lem dari inti laburan ke venir-venir untuk penetrasi yang cocok. Penting untuk menghindari pengeringan dini, misalnya terlalu sedikit laburan lem untuk kadar air yang terlalu rendah, khususnya dalam kondisi iklim yang panas dan lembab. Tekanan pada pengempaan dingin harus lebih rendah daripada pada pengempaan panas. Maka tekanan yang cocok ditentukan oleh kondisi kerja, meskipun hasil yang baik biasanya didapat pada sekitar 9-10 kg/cm2. Waktu pengempaan dingin juga tergantung pada kondisi kerja, normalnya sekitar 15-25 menit.

 

WAKTU PENYUSUNAN PANEL

Waktu menyusun panel umumnya harus sesingkat mungkin, dan campuran lem harus masih kental saat pengempaan dilakukan. Meski lem sedikit kering, saat direkat pada suhu 110°C, lem masih dapat merekat dengan baik jika tekanan dan waktu pengempaan ditingkatkan.

 

WAKTU PENGEMPAAN PANAS

Waktu dasar pengempaan panas untuk formulasi campuran lem yang disarankan di atas bervariasi tergantung pada suhu pengempaan, sebagai berikut;

 Suhu pengempaan 
 90°C 
 100°C 
 110°C 
 115°C 
 Waktu dasar 
 1.75 menit
 1.50 menit
 1.00 menit
 0.85 menit

Agar ada waktu yang cukup untuk transfer panas, perlu untuk diberi tambahan waktu pada waktu dasar di atas. Jumlah waktu tambahan ini  bervariasi tergantung pada jarak dari pelat kempa ke garis lem terjauh (Farthest Glue Line / FGL). Waktu tambahan tersebut (menit/mm) menurut FGL ialah sebagai berikut;

 Jarak ke FGL 
 Suhu pelat kempa 
 30°C 
 30°C 
 30°C 
 30°C 
 Di bawah 5 mm
 1.1 1.0 0.9 0.85
 5-10 mm
 1.3 1.2 1.1 1.0
 Lebih dari 10 mm 
 1.5 1.4
 1.3 1.2

Contoh 1 : panel 3 lapis dengan inti 2.5 mm dan venir muka dan belakang 1.0 mm. Waktu oengempaan yang dibutuhkan pada 110°C ialah sebagai berikut;

 Waktu transfer panas 
= 1.0 mm x 0.9 menit/mm =
 0.9 menit
 Waktu dasar
 = 1.0 menit +
 Total waktu pengempaan  
 = 1.9 menit

Contoh 2 : panel 7 lapis dengan inti-inti dalam 2.5 mm dan venir muka dan belakang 1.0 mm. Waktu pengempaan yang dibutuhkan pada 110°C ialah sebagai berikut;

 Jarak ke FGL 
 =(1.0 + 2.5 + 2.5) mm =
 6.0 mm
 Maka,
   
 Waktu transfer panas 
 = 6.0 mm x 1.1 menit/mm =
 6.6 menit
 Waktu dasar
 =
 1.0 menit +
 Total waktu pengempaan 
 =
 7.6 menit 

Catatan: Kecepatan transfer panas akan bergantung juga pada spesies kayu dan kadar air. Maka tabel di atas hanya sebagai petunjuk umum untuk waktu tambahan yang dibutuhkan.

PRODUCTS

Liquid Resin

Powder Resin

Formaldehyde

Bahasa Indonesia